Rabu, 25 Juli 2012

Sebuah refleksi dari PA Pribadi sabtu, 23 April 2011.

"memperjuangkan perjuangan yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni" (1 Timotius 1:18) Mencoba disiplin untuk melakukan PA Pribadi perlu digiatkan kembali. Pengorbanannya memang adalah memberikan waktu yang lebih panjang. Tapi, syukurlah setiap hari ini minggu bagian ini kembali dikerjakan. Tentunya dengan pertolongan Allah yang membuatku rindu dan kagum dengan FirmanNya yang benar-benar hidup. Dia bukan Pribadi yang hanya diam mendengar setiap seruanku tapi sungguh dirasakan bahwa Dia Allah yang hidup dan berbicara dengan FirmanNya. Thanx God!! Sungguh bangga bisa mengenalMu!! 2 Timotius sudah kuselesaikan dan sekarang masuk ke kitab 1 Timotius 1:18-20. Hari minggu, memang sudah harus didisiplinkan untuk membangun relasi dengan Dia lewat FirmanNya. Seperti kata Rendy, temanku si staf siswa memang perlu untuk diam dan tenang dengan Tuhan di tengah rutinitas yang padat supaya bisa mendapat kesegaran. Ya peran itulah yang harus kukerjakan. Pikirku buat apa pelayanan dalam kekeringan rohaniku. Kudiam sejenak memikirkan apa bagian refleksi ini... Nah inilah jawaban atas pertanyaan yang selama ini kuajukan?? Mengapa adik2 yang notabene mengenal kebenaran selama ini di KMKO justru tidak sanggup mengerjakan bagian mereka?? Ada keraguan, ketakutan. Takut disalahmengerti. Ya itulah segelintir pendapat yang kemungkinan bisa kutarik. Ketidaknyamanan dari teman, senior, dan harus keluar dari hal yang "tidak biasa" harus dilakoni. Pertanyaan sederhana mengapa takut dengan keputusan kalau itu untuk benar?? Timotius harus berhadapan dengan ajaran sesat. Dia masih muda sehingga Paulus memberikan nasihat ini padanya untuk memperjuangkan kebenaran dengan iman & hati nurani yang murni. Bagian ini persis dengan kondisi pelayanan KMKO memang!! Hati gelisah dengan kabar2 yang memang masih belum ditemukan kebenarannya. Tapi tidak bisa kubayangkan kalau hal itu benar-benar terjadi. KTB tidak menjadi fokus lagi!! Hah!!! kutarik nafas panjang sambil terus berharap pada ALLAH sang pemilik pelayanan ini untuk melakukan proteksinya terhadap pelayanan kampusku. Seandainya Firman ini dibaca dan dimengerti oleh adik2 dopel mereka akan tetap "fighting" dan tidak menyukakan manusia melainkan Allah. Andaikata disadari bahwa pelayanan ini dikerjakan dengan hati nurani yang murni, maka akan terus maju bukan!! Kutersadar bahwa harus ada yang dilakukan.. Ya!! ingatkan mereka dengan bagian ini. "perjuangkan perjuangan dengan iman dan hati nurani yang murni" Kehadapan Allah yang MahaTahu dengan hati nuraniku kuserahkan pelayananku!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar